You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Nagari Limau Lunggo
Nagari Limau Lunggo

Kec. Lembang Jaya, Kab. Solok, Provinsi Sumatera Barat

Selamat Datang di Website Resmi Nagari Limau Lunggo Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok 2025

Sejarah Nagari Limau Lunggo

Administrator 22 Juli 2025 Dibaca 317 Kali
Sejarah Nagari Limau Lunggo

Nagari Limau Lunggo merupakan bagia dalam salah satu Nagari Koto Nan VI yang masih pecahan dari Kubung Tigo Baleh. Menurut Sejarah/cerita dari orang tua-tua dahulu pada mulanya nagari Limau Lunggo sebelum menjadi nagari merupakan sebuah pemukiman masyarakat yang terletak disebuah bukit.

Pemukiman tersebut baru merupakan sekelompok rumah/Korong yang terletak di lembah sebuah bukit yang pada saat itu dinamakan bukit Juyiang (tinggi) karena letak bukit tersebut di kaki Gunung Talang, sehingga bukit tersebut terlihat sangat tinggi dan menutupi Gunung dan masyarakat menyebutnya dengan Bukit Manjuyiang.

Pada masa itu kehidupan masyarakat bergantung pada pertanian, maka dibangunlah jalan untuk keladang/sawah bahkan jalan menuju bukit juyiang tersebut. Masyarakat pada waktu itu membangun jalan dengan menyusun batu-batu yang ada, sehingga jalan tersebut membentuk tangga.

Sampai saat ini jalan itu juga masih dapat ditemui dan namanya dijadikan sebagai nama nagari yaitu Limau Lunggo Bajanjang Batu. Jadi menurut sejarah, nagari Limau Lunggo dan Batu bajanjang dulunya adalah satu nagari. Kemudian dipecah menjadi 2. Tatanan kehidupan masyarakat Limau Lunggo sangat berpegang pada Budaya Alam Minangkabau (Budaya Alam Kubuang Tigo Baleh) yaitu tradisi Bagalanggang.

Asal mula nama nagari yaitu Limau = Mandi, Runggo = badan artinya Memandikan Badan. Karena banyaknya orang dari nagari luar pada masa dahulu datang ke nagari Limau Lunggo untuk ‘Mengisi badan’ dalam artian menuntut ilmu sehingga orang yang datang menyampaikan niatnya dengan istilah Limau Lah Runggo

Limau Lunggo terkenal dengan orang-orang yang punya ilmu bela diri dan agama. Ada satu legenda di nagari Limau Lunggo yaitu Tonggak Tuo. Konon kabarnya tonggak tuo (tiang utama mesjid) ditegakkan oleh satu orang yang bernama Muhamad Qushin biasa di panggil Gaek Surau. Dari cerita-cerita orang tua dahulu, tonggak tersebut didirikan oleh satu orang setelah seluruh masyarakat tidak sanggup menaikkannya secara bersama-sama, namun gaek surau dapat menegakkan tonggak tersebut sendiri dan mengeluarkan mata air sewaktu tonggak itu ditegakkan. Mata Air itu kini dikenal dengan Aia Macu, konon air ini tidak pernah kering dan sudah dibuktkan pada tahun 1926 yang pada waktu itu terjadi gempa besar yang mengakibatkan sumber mata air di nagari kering. Namun aia macu ini tidak pernah kering, sehingga masyarakat datang berduyun-duyun ke Aia Macu untuk mengambil air ataupun untuk diminum. Sampai saat ini, Aia Macu diyakini masyarakat dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bahkan Aia Macu banyak di ambil oleh wisatawan local maupun orang-orang dari provinsi lain untuk dijadikan sebagai obat penyakitnya.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBN 2024 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.930.274.841,00 Rp 1.939.927.000,00
99.5%
Belanja
Rp 1.901.660.676,00 Rp 2.161.110.997,30
87.99%
Pembiayaan
Rp 271.183.997,30 Rp 221.183.997,30
122.61%

APBN 2024 Pendapatan

Dana Desa
Rp 982.721.000,00 Rp 982.721.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 23.721.521,00 Rp 30.000.000,00
79.07%
Alokasi Dana Nagari
Rp 920.832.320,00 Rp 924.206.000,00
99.63%
Bunga Bank
Rp 3.000.000,00 Rp 3.000.000,00
100%

APBN 2024 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Nagari
Rp 748.270.594,00 Rp 792.366.152,99
94.43%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Nagari
Rp 747.603.300,00 Rp 785.321.000,00
95.2%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Nagari
Rp 163.002.400,00 Rp 163.474.822,31
99.71%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Nagari
Rp 98.784.382,00 Rp 269.099.022,00
36.71%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Nagari
Rp 144.000.000,00 Rp 150.850.000,00
95.46%